Categories
Berita

Banyak Pesan Moral, Ini 4 Dongeng Anak buat Dikisahkan Saat sebelum Tidur

Membangun bonding ataupun keakraban dengan sang Kecil butuh dicoba tiap orangtua semenjak anak masih balita. Terdapat banyak metode yang bisa Mama jalani dalam membangun keakraban dengan sang Kecil, salah satunya dengan membacakan dongeng.

Tidak hanya membangun keakraban dengan anak, Mama pula dapat membangun keahlian visualisasinya, tingkatkan berpikir kritis, dan menolong anak menguasai budaya lain yang bisa anak pahami semenjak dini.

Mama dapat memiilih cerita anak yang mempunyai pesan moral supaya bisa membagikan inspirasi menurutnya. Semacam 4 dongeng anak terbaik berikut ini yang mempunyai banyak pesan moral di dalamnya. Apa saja ya? Ayo disimak, Ma buku anak muslim !

1. Dongeng anak: cerita cerdik sang Kancil serta Buaya

Salah satu dongeng anak yang kerap dibacakan pada anak antara lain merupakan kisa” Sang Kancil serta Buaya.”

Kancil yang mempunyai kecerdikan serta kerap menolong sesama hewan di hutan memanglah jadi salah satu hewan yang disegani di hutan tersebut. Diceritakan pada sesuatu hari, Kancil merasa sangat lapar tetapi dia wajib menyebrangi sungai buat memperoleh santapan tersebut.

Dengan kecerdikannya, Kancil memberanikan diri mendatangi para buaya serta membuat konvensi pada buaya kalau dia bawa kabar baik dari raja hutan buat membagikan daging kepada para buaya di sungai.

Merasa yakin dengan perkataan kancil, buaya juga menyepakatinya serta bersedia berbaris dari tepi sungai hingga ke ujung sebrang sungai sampai membentuk jembatan. Kancil juga menyebrangi sungai dengan dorongan para buaya.

Tetapi sesampainya di sebrang sungai, Kancil langsung mengucapkan terima kasih kepada para baya sebab ingin membantunya menyebrangi sungai setelah itu langsung melarikan diri. Perihal ini juga membuat para buaya marah sebab merasa dibohongi.

Dari dongeng ini, Mama dapat mengarahkan pada anak kalau kecerdikan seorang tidak boleh disalahgunakan supaya tidak membuat orang lain merasa dirugikan. Ikuti cerita lengkapnya pada cerita Sang Kancil serta Para Buaya disini ya, Ma.

2. Dongeng anak: cerita Tikus serta Singa yang mengarahkan kebaikan

Cerita” Tikus serta Singa” dapat Mama peruntukan cerita anak yang bisa mengarahkan kebaikan semenjak dini. Dikisahkan kalau seseorang Tikus yang menjahili Singa disaat lagi menikmati tidur siang, sontak membuat Singa tersebut marah serta mau memakan si Tikus sebab merasa tersendat.

Sembari meringis ketakutan, Tikus juga meminta kepada Singa buat melepaskannya serta memaafkan kejahilan yang dia perbuat. Merrasa kasihan, Singa membebaskan Tikus. Tikus merasa bahagia, dia berterima kasih serta berjanji buat membalas seluruh kebaikan Singa padanya.

Kemudian pada sesuatu hari, Tikus mendengar suara Singa yang mengaung keras. Si Singa nyatanya terperangkap disebuah jaring yang terencana dipasang oleh pemburu. Singa meminta dorongan Tikus buat membebaskan jaring tersebut. Dengan sigap, Tikus menolong Singa keluar dari jaring tersebut dengan mengikis jaring hingga terputus. Keduanya juga lekas kabur serta menyelamatkan diri.

Cerita persahabatan Tikus serta Singa bisa jadi inspirasi untuk anak buat senantiasa berbuat kebaikan serta mengingat seluruh kebaikan yang kita terima.

3. Dongeng anak: sang Kelinci yang sombong serta Kura- Kura

Pada sesuatu hari disebuah hutan, Kelinci yang merasa Kura- Kura sangat lelet mengajaknya balap lari buat meyakinkan kehebatan Kelinci dalam berlari. Kura- kura yang rendah hati menyongsong gembira ajakan Kancil. Keduanya juga mempersiapkan balap lari mereka ditemani dengan para hewan lain di hutan.

Kelinci yang merasa hebat juga sukses lari lebih dahulu dibandingkan Kura- Kura yang berjalan amat lelet. Dikala mendekati garis finish, Kelinci memutuskan buat istirahat di dasar tumbuhan yang rindang. Kelinci percaya, Kura- kura tentu masih lama jadi dia memutuskan buat tertidur sebentar sampai tidak menyadari dia hingga larut dalam tidurnya serta membuat Kura- Kura sudah lebih dahulu hingga lebih di garis finish.

Dari dongeng tersebut, Mama bisa mengarahkan pada anak kalau sehebat apa juga dia nanti, tidak boleh menyepelehkan keahlian yang dipunyai orang lain. Silih mengharagi serta rendah hati merupakan kuncinya.

4. Dongeng anak: cerita Gadis yang ingar kepada sang Katak

Seseorang Gadis kerajaan yang menawan tengah asyik bermain bola di pinggir sungai. Tanpa terencana, dia menjatuhkan bola kesayangannya sampai masuk ke sungai. Gadis pilu sebab tidak dapat mengambil bola ke sungai yang sangat dalam itu.

Dikala tengah bersedih, seekor Katak timbul ke permukaan serta memnayakan apa yang membuat Gadis pilu. Si Gadis setelah itu menggambarkan apa yang terjalin pada Katak serta berjanji hendak melaksanakan apa saja apabila bolanya kembali.

Katak menolong Gadis dengan mengambil bola tadi ke dasar sungai yang dalam. Sehabis sukses memperoleh bolanya kembali, Gadis memilah berangkat serta meninggalkan Katak. Hingga pada sesuatu malam, Katak menghadiri istana buat menagih janji Gadis serta Gadis juga terpaksa menepati janjinya pada Katak.

Setelah itu di malam ketiga, Katak yang kurang baik rupa berganti jadi wujud pangeran yang mengejutkan Gadis. Katak juga menarangkan kronologi peristiwa yang menimpanya,” Saya dikutuk oleh penyihir jahat jadi seekor katak. Beruntung, saya berjumpa denganmu yang jadi ketentuan buat membebaskan kutukan penyihir jahat itu,” cerita pangeran.

Pendek cerita, pangeran setelah itu mengajak Gadis kembali ke istana kepunyaan si ibu dan bapaknya. Keduanya juga memutuskan menikah disitu serta hidup senang. Cerita ini mengarahkan anak buat senantiasa mengingat pa yang sudah dijanjikan, jadilah orang yang tidak beringkar.